Jakarta, Fiscal.id – Berdirinya PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) sebagai distributor tunggal untuk kendaraan niaga Mercedes-Benz dan PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia sebagai distributor tunggal kendaraan penumpang Mercedes-Benz dan vans menandakan bahwa perubahan struktural organisasi Mercedes-Benz Indonesia baru saja dimulai. Nantinya, DCVI bertugas sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) untuk distribusi kendaraan niaga Mercedes-Benz.
Untuk mendukung kebijakan pemerintah Indonesia yang akan menerapkan kebijakan emisi Euro 4 tahun 2022, Mercedes-Benz siap menyesuaikan aturan tersebut. Salah satunya dengan membekali beberapa teknologi canggih dalam Heavy Duty Truck (HDT) rakitan lokal, Axor, agar memenuhi regulasi emisi Euro 4. Selain lebih irit, Mercedes Benz Axor mempunyai beberapa keunggulan lain yang menarik. Apa saja?
Pertama, lebih ramah lingkungan. Produk Daimler Trucks yang sesuai regulasi Euro 4 dan sudah diserahterimakan unit pertamanya adalah Truk Axor terbaru rakitan Wanaherang, Bogor. Teknologi bawaan yang melengkapi kendaraan ini disebut lebih ramah lingkungan meskipun spek mesin yang ada masih sama dengan model-model sebelumnya.
“Kelebihan Axor Euro 4 dibanding Axor Euro 2 atau Euro 3, itu engine-nya akan sama jenisnya, yakni OM 906 LA. Jadi customer tidak akan riweh (sibuk) mengenai aftermarket dan sparepart-nya karena engine dan bahkan transmisinya sama,” jelas Head of Product and Marketing PT DCVI, Faustina Tjandra dalam diskusi virtual Forum Wartawan Otomotif (14/12/2021).
Namun demikian, meski menggunakan sistem engine yang sama, Unitized Direct Pump Injection, bukan berarti Axor Euro 2 atau Axor Euro 3 konsumen bisa di-upgrade menjadi Axor Euro 4. Hal ini dikarenakan teknologi yang digunakan (di mesin Euro 4) berbeda.
Keunggulan kedua adalah lebih irit sebab tidak sering dibawa ke bengkel. Salah satu penyebabnya adalah adanya SCR (Selective Catalytic Reduction) Technology dan juga Zero Pressure Drain Unit Pump.
“SCR Technology sendiri bukan metode baru, sejak 1950 itu sudah dikembangkan di Jerman, dan 1963 sudah dipakai di Amerika. Nah, kita bawa itu ke sini karena dari mother company kita, Jerman itu sekarang sudah Euro 6 menuju Euro 7. Dari mereka Euro 4, mungkin sekitar 10 tahun lalu itu sudah pakai SCR Technology ini,” ungkap Faustina.
“Jadi teknologi SCR ini pada kotak merah (vent hole to pressure release) itu kadar nox-nya diturunkan dengan disemprotkan yang namanya cairan adblue. Jadi sebenarnya perubahan emisi ini dari Euro 2, Euro 3, dan Euro 4, itu gimana caranya supaya kadar nox yang di udara itu diturunkan,” jelasnya.
Di luar negeri, adblue dijual seperti botol minuman di semua SPBU khusus untuk minuman kendaraan. Adapun di Indonesia belum banyak yang jual sehingga Daimler berusaha memasarkan adblue tahun depan di beberapa dealer rekanan. Sebagai informasi, adblue ini memiliki komposisi urea sebesar 30-an persen yang dicampur air dan sudah dioksidasi.
“Jadi dari sini yang kita bawa adalah kemudahan untuk customer dari adaptasi dari perpindahan Euro 2, Euro 3, menuju Euro 4. Plus kita juga melengkapi di semua Axor kita dengan Zero Pressure Drain Unit Pump. ZPD Pump ini sebenarnya juga sudah standar dari Jerman juga dan ini menjadi standar di Axor,” tambahnya.
Fungsi ZPD Pump akan mengurangi fuel leaking ke area plunger sehingga akan terkontaminasi atau bercampur dengan oli. Dengan demikian, bahan bakar yang sudah bercampur oli akan menyebabkan truk sering masuk ke bengkel untuk diservis. Sedangkan dengan adanya ZPD Pump akan mengurangi adanya cairan yang keluar itu sehingga lebih irit, tidak sering dibawa ke bengkel untuk diservis.
Ketiga, Axor memanfaatkan komponen lokal. Peningkatan fasilitas-fasilitas perakitan dan pengetesan telah sukses ditambahkan di pabrik Wanaherang, seperti brake test, speedometer test, dan shower test. Fasilitas-fasilitas tersebut bertujuan untuk memastikan kualitas keselamatan dan keamanan setiap kendaraan sebelum dikirim kepada para pelanggan.
PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia juga telah berhasil mempertahankan komitmennya untuk mendukung kebijakan pemerintah; dari mengendalikan tingkat komponen impor hingga berhasil merakit produk kendaraan niaga Mercedes-Benz Indonesia melalui skema Incomplete Knock Down (IKD), dengan hampir 30% komponennya diproduksi di dalam negeri.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Bali tumbuh 5,95% year-on-year pada Triwulan II 2025. Angka ini menjadi salah satu capaian…
Ancaman Nuklir Korea (Ilustrasi) Ketegangan nuklir di Semenanjung Korea telah menjadi salah satu ancaman serius bagi stabilitas global. Perkembangan senjata…
Lansia Seang Membatik (Dok. Pribadi) Mbah Siti dengan tangkas memainkan cantingnya di atas kain putih. Ia meniup malam agar batik…
Selamat Datang di Pulau Sumba!Sambutan itu terpampang di Bandara Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Saat pertama kali menginjakkan kaki…
Daftar Sekolah Kedinasan | PKN STAN Pendaftaran sekolah kedinasan 2023 akan mulai dibuka pada 1 April 2023. Terdapat 29 sekolah kedinasan yang…
Suasana Tes Sekolah Kedinasan | PKN STAN Pemerintah resmi membuka penerimaan calon taruna, praja, dan mahasiswa untuk jalur sekolah kedinasan.…